Tags

, , , , , , ,

tabuhan gendang yang mengiringi tarian dan nyanyian adat

tabuhan gendang yang mengiringi tarian dan nyanyian adat

Pada hari minggu, tanggal 20 Januari 2014. Untuk pertama kalinya saya berkesempatan melihat sebuah prosesi adat berlangsung, yaitu pembukaan Sasi teripang. Untuk beberapa yang bertanya, “Sasi itu apa sih?” Sasi merupakan sebuah tradisi adat yang melarang penangkapan/ pengambilan hasil laut tertentu dalam jeda waktu yang telah disepakati dan ditentukan. Intinya, tradisi ini dilakukan untuk menjaga siklus dalam kehidupan laut, agar jenis yang sedang di Sasi bisa berkembang biak dan tumbuh besar tanpa diambil sebelum waktunya.

Sesampainya di dermaga kampung Yellu, kami sudah disambut puluhan masyarakat yang telah bersiap-siap, ada yang membawa alat musik semacam gendang, semacam alat perang dari kayu (pedang dan tameng), ada juga yang memegang sebatang pohon ramping dan cukup tinggi dengan beberapa cabang yang dipenuhi kain berwarna-warni dan beberapa sirih pinang juga rokok yang diikatkan. Terlihat juga sepiring persembahan berisi benda-benda yang sama. Ini semua akan dipakai sebagai persembahan untuk menghormati para leluhur yang ada. Festive banget deh pokoknya!

Salah satu persembahan dalam prosesi adat buka sasi.

Salah satu persembahan dalam prosesi adat buka sasi.

dalam perjalanan menuju   tempat sakral untuk buka sasi

dalam perjalanan menuju tempat sakral untuk buka sasi

Tak lama, terdengar suara gendang mulai ditabuh, diiringi oleh nyanyi-nyanyian adat. Satu persatu orang mulai menari bergantian sambil memegang pedang dan tameng kayu. Semangat yang ditimbulkan sangat terasa di sepanjang perjalanan menuju ke tengah laut, hingga sampailah kami pada satu pulau pasir kecil yang terbentuk karena ombak, yang saya dengar, biasanya tempat yang dipakai untuk melakukan prosesi adat dan menaruh persembahan adalah tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat.

proses adat buka sasi sedang berlangsung

proses adat buka sasi sedang berlangsung

Satu persatu warga Yellu mulai turun dari kapal dan terus bernyanyi & menari diiringi suara gendang. Terus. Terus. Hingga batang pohon pun ditancapkan di tengah pulau pasir yang menyembul dan beberapa dari mereka mulai berenang untuk mengambil beberapa teripang sebagai simbolis. Tetap diiringi tarian dan nyanyian dengan tabuhan gendang. Kami bahkan diajak untuk ikut menari bersama mereka! :)

Setelah prosesi ini selesai, kami semua menuju ke sebuah pulau kecil terdekat untuk menaruh sesajen piring dan.. prosesi adat ini selesai. Rasanya, akan sulit melupakan satu pengalaman ini. Semoga tradisi Sasi ini terus dipegang kuat oleh masyarakat lokal, sehingga siklus kehidupan laut pun tetap terjaga.

Cheers!

– Kar

Advertisements